TIRTOMOYO, 21 April 2026 – SMK Muhammadiyah 6 Tirtomoyo menggelar apel pagi khidmat dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-147 hari ini. Kegiatan yang berlangsung di halaman utama sekolah ini tidak hanya menjadi seremoni rutin, tetapi juga momentum refleksi atas kekuatan literasi dan pemikiran R.A. Kartini yang telah mengubah arah sejarah bangsa Indonesia.
Dalam amanat yang disampaikan di tengah apel, ditekankan bahwa sosok R.A. Kartini adalah simbol kekuatan literasi yang melampaui zaman. Sejarah mencatat bahwa meski raga Kartini terbatasi oleh tembok pingitan, pikirannya berkelana jauh hingga ke Eropa melalui surat-suratnya. Tulisan-tulisannya yang kemudian dibukukan menjadi Door Duisternis tot Licht (Habis Gelap Terbitlah Terang), telah menjadi “bahan bakar” bagi para tokoh pergerakan nasional.
Disebutkan pula bagaimana seorang W.R. Supratman begitu terinspirasi oleh gagasan Kartini hingga ia menciptakan lagu nasional “Ibu Kita Kartini”. Bagi para pendiri bangsa, Kartini adalah peletak batu pertama nasionalisme Indonesia yang percaya bahwa pendidikan adalah senjata utama untuk membebaskan bangsa dari kegelapan.
Pesan sejarah ini dibawa ke konteks masa kini di hadapan para siswa SMK Muhammadiyah 6 Tirtomoyo. Implementasi semangat Kartini di era digital ini diterjemahkan sebagai perjuangan melawan kebodohan melalui penguasaan teknologi dan literasi. Pihak sekolah menekankan bahwa siswi SMK masa kini harus menjadi “Kartini Berkemajuan” sosok yang tidak hanya mahir secara teknis di bengkel atau laboratorium, tetapi juga memiliki ketajaman berpikir dan akhlak yang mulia.
Suasana haru sekaligus bangga menyelimuti lapangan saat kutipan-kutipan surat Kartini dibacakan, mengingatkan semua yang hadir bahwa perjuangan belum usai. Tantangan hari ini mungkin bukan lagi pingitan, melainkan arus informasi yang deras dan persaingan global yang ketat.
Apel pagi ini diakhiri dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah siswi berprestasi, sebuah bukti nyata bahwa semangat Kartini terus hidup dan mengalir dalam nadi generasi muda di Tirtomoyo. Melalui kegiatan ini, SMK Muhammadiyah 6 Tirtomoyo kembali menegaskan komitmennya untuk mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki semangat juang dan kecerdasan berpikir layaknya Sang Pejuang Literasi, R.A. Kartini.